Posted by : pratamahrs Tuesday, August 6, 2013

Bandung, 06th August 2013

Minuman merupakan hal yang cukup esensial bagi setiap. Tanpa minum, konsentrasi dan fokus seseorang dapat berkurang. Seperti kata Mizone (bukan promosi), "Kurangnya cairan dalam tubuh dapat mengurangi konsentrasi Anda, bla bla bla". Begitu pula dengan kejadian yang menimpa teman saya ini. Kekurangan cairan dapat membuat Anda lebih labil.

Kali ini korban dari kelabilan ini adalah seorang teman saya yang bernama Dewi (sebut saja namanya itu karena nama Mawar, Melati semuanya indah sudah sering). Saya dan Dewi sedang asyik nongkrong di sebuah restoran bernuansa Jepang di Ciwalk yang bernama Gokana Teppan. Selagi asyik mengobrol, tiba-tiba Dewi mengajak saya (minta ditemani) untuk ke ATM Mandiri yang letaknya di antah berantah bagian mana dari Ciwalk ini. Dengan susah akhirnya, ATM ini ketemu juga.

This is the fun part.
Setelah dari ATM, Dewi merasa haus dan ingin membeli minuman. Sebenarnya selama perjalanan mencari ATM itu, Mbak Dewi ini mengaku ngantuk dan ingin membeli kopi.
D = Dewi; T = Tama

D: "Bang, kita ke Yogya Express sebentar ya, mau beli minum"
T: "Ya udah, belilah sana."
D: "Bang, Dew bingung mau beli kopi atau teh, tiba-tiba kepengen teh"
T: "Ya udah, beli kopi aja, kan tadi ngantuk." (memaksa beli kopi supaya cepat pergi dari toko tersebut)
D: "Eh, disini ada Thai Tea ternyata, apa beli ini aja ya? Menurut abang gimana?"
T: " Ya udah sih kopi aja, tadi katanya ngantuk." (tetap dengan motivasi yang sama supaya cepat)
D: "Duh bingung, yang udahlah kopi aja." (akhirnya mengambil Nescafe Latte dari dalam kulkas)

(Pergi ke kasi untuk membayar dan sudah mengantri di kasir sambil melihat deretan snack lucu sekitar situ. Terjadilah sebuah percakapan dahsyat yang membuat semua ini terjadi.)

D: "Menurut abang, kenapa abang pilih kopi?"
T: "Kemaren kan udah minum Thai Tea, masak minum Thai Tea lagi, bosan aja sih."
D: "Tapi Thai Tea itu kan enak, duh gimana ya, bingung ini, apa kuganti aja ya?"
T: "Ya ampun dew, ini udah di antrian lho, bikin malu, kan tadi juga maunya beli kopi karena ngantuk."
D: "Tapi udah gak ngantuk lagi, terus pengen Thai Tea."
T: "Ya udahlahm udah di antrian, bikin malu kalo balik lagi, lama juga ngantrinya."
D: "Tapi pengen Thai Tea. Udahlah bang, balik aja, ngambil Thai Tea."

(Tiba-tiba keluar dari antrian dan kembali ke booth Thai Tea dan mengisi Thai Green Tea. Sebenarnya sudah tinggal bayar. Terpaksa kesempatan tersebut direbut oleh orang di belakang)

T: "Ya ampun Dew, ada-ada ajalah."
D: "Iya bang, Dewi emang suka kayak gini." (dengan terbahak-bahak)

Astaga!!! Labilnya!! Sepertinya memang dari awal udah harus stick to the plan ya. Untung antriannya cuman 3 orang, kalau 10 orang gimana coba??!!

Moral of the story.
Please, don't let your feeling plays you at the q line! -_-"
Lebih baik, dipikir matang-matang sebelum maju ke medan perang. Dalam hal ini antrian panjang. Perjuangan mengantri itu cukup besar. Jangan sia-siakan kesempatan Anda hilang karena sebuah kelabilan dalam memilih minuman Anda. Remember to bring your own drink first to improve your concentration and focus before choosing another drink that you want at the store!

Happy Labilicious!!
BYE!!

*cerita ini sudah mengalami majas hiperbola yang cukup banyak dan gubahan-gubahan yang luar biasa tetapi cerita ini bukan fiktif belaka. Sekian dan Terima Kasih!!

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blogger templates

- Copyright © The Ink Scratches of Pratama -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -